Viktor Laiskodat: Pemimpin Jangan Hanya Berpikir Linear, Harus ‘Out Of The Box’

Homeliputan4News

Viktor Laiskodat: Pemimpin Jangan Hanya Berpikir Linear, Harus ‘Out Of The Box’

Liputan4.com, Nagekeo | "Seorang pemimpin tidak harus berpikir Linear karena tipe pemimpin dengan cara berpikir seperti itu tidak akan pernah maju. Di

Memasuki New Normal, Bhabinkamtibmas Polsek Cikijing Berikan Himbauan Protokol Kesehatan Di Obyek Wisata
DPRK Abdya Akan Sidak Perusahan Bodong
Di Hari Bhayangkara Ke –74, Kapolres Halsel Bersama Dandim 1509/Labuha Bagikan Beras Dan Paket Sembako

Liputan4.com, Nagekeo | “Seorang pemimpin tidak harus berpikir Linear karena tipe pemimpin dengan cara berpikir seperti itu tidak akan pernah maju. Dia (Pemimpin) harus Out Of The Box, keluar dari sistem biasa. Sebab sistem (Box) yang ada tidak lagi cukup dipakai untuk melayani masyarakat, harus mampu  menciptakan sistem baru agar mampu melayani masyarakat dengan cara-cara baru. Jangan bosan berkreasi. Karena pemimpin punya wewenang dan kekuasaan yang besar dalam berkreasi untuk membawa rakyatnya mencapai kesejahteraan,”

Demikian dikatakan Gubernur NTT Victor Bungtilu Laiskodat (VBL) dalam tatap muka bersama bupati dan masyarakat di Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo pada Sabtu (28/06/2020).

Menurut Viktor salah satu tipe pemimpin yang memiliki cara berpikir out of the box adalah pemimpin yang tidak hanya semata mata mengandalkan APBD dalam menjalankan roda pembangunan. Harus mampu mengambil suatu kebijakan dan  solusi untuk mencari pinjaman di luar APBD.

“Kabupaten ini harus mampu pinjam. Tidak mungkin bisa hidup hanya dengan APBD. Kalau bisa dalam 1 tahun harus pinjam 100 Miliar. APBD 900 Miliar, yang 100 miliarnya pinjam dari luar. Karena tidak mungkin kita menjalankan pembangunan di NTT hanya dengan mengandalkan APBD semata” katanya.

Viktor mengatakan masyarakat Nagekeo patut bersyukur memiliki bupati dan wakil bupati yang mempunyai kemampuan serta visi dan misi yang akan membawa rakyat Nagekeo melihat masa depan.

“Pemimpin itu tidak perlu takut orang demo, apalagi yang datang demo ini banyak orang bodoh. Karena visi pemimpin itu jauh ke depan sehingga, orang-orang terbatas tidak bisa melihat. Pemimpin itu bukan Folower, jadi jangan tunggu ditanya-tanya orang. Pemimpin itu mampu melihat gejala-gejala awal, gejala-gejaa sosial lalu memutuskan langkah terbaik” ungkap Viktor.

Menurut Viktor, jika setiap pemimpin daerah memiliki cara pandang yang out of the box niscaya NTT akan maju dan bisa keluar dari zona merah kemiskinan di mana NTT saat ini menempati urutan ke 3 sebagai provinsi termiskin di Indonesia.

“Pak Bupati ini kan Dokter. Jadi dokter itu sebelum melakukan tindakan harus diagnosa. Beda dokter dengan dukun, kalau dukun dia lihat, dia pegang, terawang-terawang. Kalau dokter, datang tanya-tanya, periksa, baru ambil tindakan. Dan NTT juga harus begitu. Kenapa miskin diagnosa harus tepat” tutupnya. (Arjuna)

The post Viktor Laiskodat: Pemimpin Jangan Hanya Berpikir Linear, Harus ‘Out Of The Box’ appeared first on LIPUTAN4.COM.

Loading spinner

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: