Connect with us
Visi Misi Cabup Toraja

Gorontalo

Danrem 133/NW, Cegah Tangkal Radikalisme-Separatisme

Published

on

danrem-133/nw,-cegah-tangkal-radikalisme-separatisme

Liputan4.com.Gorontalo.

Bertempat di Aula Kusno Danupoyo Makorem 133/NW Jln. Trans Sulawesi Desa Tridarma Kec. Pulubala Kab. Gorontalo Prov. Gorontalo, telah dilaksanakan Kegiatan PEMBINAAN KOMSOS CEGAH TANGKAL RADIKALISME-SEPARATISME, “Merawat Kebhinekaan Untuk Tangkal Radikalisme-Sepratisme dalam bingkai NKRI”, di hadiri kurang lebih 40 Orang, Selasa (17/11/2020)

pe6

 

Hadir dalam kegiatan ini antara lain, Kasiter Korem 133/NW, Kolonel Inf Marthen Pasunda,S.Sos, Pasi Intel Korem 133/NW, Mayor Inf Czi Rahim Lubis, Pasi Bhakti Ster Rem 133/NW, Mayor Inf Taufiq Buhang, Kemenag Kab. Gorontalo bidang Penyuluhan Agama Islam, H. Chairuddin S,Ag, M.Pd.I., Dinas Pertanian Kab. Gorontalo Bidang Penyuluhan Kewirausahaan, Ishak Talango, SSTP, Ketua LPM Kel. Hutuo, Ishak Mantuli, Tokoh Adat Kel. Hutuo, Jufri Amarah, para tokoh masyarakat dan siswa-siswi SMAN1 Tibawa.

Sambutan Danrem 133/NW, Brigjen TNl Bagus Antonov Hardito, M.A., dibacakan oleh Kepala Seksi Teritorial Kasrem 133/Nani Wartabone Kolonel Inf Marthen Pasundan, S.Sos.,M.H., menyampaikan bahwa “Kegiatan cegah tangkal radikalisme-separatisme, dilaksanakan pada dasarnya bertujuan untuk mewujudkan kesadaran tentang arti pentingnya pemahaman terhadap bahaya radikalisme-separatisme bagi segenap komponen bangsa, untuk membentuk komponen bangsa yang berkepribadian dan berjiwa Bhineka Tunggal Ika demi keutuhan NKRI”.

Ditambahkan oleh Kolonel Marthen Pasundan, S.Sos.,M.H, bahwa Danrem 133/NW menitip pesan dan mengajak kepada para peserta untuk senantiasa memanfaatkan forum komunikasi sosial untuk bersilaturahmi, berdialog dan menyimak materi yang disampaikan dalam rangka mencegah, menangkal serta membatasi ruang gerak radikalisme dan separitisme di negeri ini, tanpa mengabaikan penerapan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19.

pe5

 

Selanjutnya dalam penyampaian materi Materi Paham Radikalisme-Separatisme oleh Mayor Inf Czi Rahim Lubis mengatakan Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk membina dan membentuk para generasi muda Indonesia yang berkepribadian berakhlak mulia berdisiplin terampil dan berjiwa ksatriaan serta memiliki rasa cinta tanah air yang berlandaskan bhineka tunggal Ika dengan semangat bela negara guna mewujudkan NKRI yang merdeka bersatu berdaulat adil dan makmur.

Dengan kegiatan ini diharapkan pembinaan komsos cegah tangkal radikalisme dan separatisme yang intensif antara Prajurit dengan masyarakat.  Disisi lain juga untuk mewujudkan hubungan emosional yang harmonis dalam mendukung kebijakan pemerintah dalam rangka pelaksanakan pembangunan nasional, ungkap Mayor Inf Rahim Lubis.

pe4

 

Dan Materi Pembinaan Wawasan Keagamaan dibawakan oleh H. Chairuddin S,Ag, M.Pd.I. dari Kemenag Kab. Gorontalo bidang Penyuluhan Agama Islam, menyampaikan bahwa Tugas Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam mempunyai tugas melaksanakan pelayanan, bimbingan, dan pembinaan, serta pengelolaan sistem informasi di bidang pendidikan agama dan keagamaan Islam berdasarkan kebijakan teknis yang ditetapkan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Gorontalo.

Chairuddin S,Ag, M.Pd.I., Fungsi Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan adalah melakukan penyiapan perumusan kebijakan teknis dan perencanaan di bidang pendidikan agama dan keagamaan Islam, pelaksanaan pelayanan, bimbingan, dan pembinaan di bidang pendidikan agama Islam pada pendidikan anak usia dini, taman kanak- kanak, pendidikan dasar, pendidikan menengah, pendidikan diniyah, pendidikan al-Quran, dan pondok pesantren, serta pengelolaan sistem informasi pendidikan agama dan keagamaan Islam.

Evaluasi dan penyusunan laporan di bidang pendidikan agama dan keagamaan Islam bertujuan melaksanakan Pembinaan Wawasan Keagamaan yaitu agar dapat menumbuhkan rasa keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, memberikan bimbingan dan arahan agar generasi mudah mempunyai pengetahuan keagamaan, terang H. Chairuddin.

pe3

 

Kegiatan penyampaian materi terachir diberikan oleh Ishak Talangi, SSTP dari Dinas Pertanian Kabupaten Gorontalo Bidang Penyuluhan Kewirausahaan, menyampaikan bahwa kewirausahaan adalah suatu disiplin ilmu yang mempelajari tentang nilai kemampuandan perilaku seseorang dalam menghadapi tantangan hidup untuk memperoleh peluang dengan berbagai resiko yang mungkin di hadapinnya.

Sesorang  yang mempunyai kemampuan melihat dan menilai peluang, me-manage sumber daya yang di butuhkan serra mengambul tindakan yang tepat, guna memastikan sukses secara berkelanjutan.

Ciri-ciri Jiwa Wira Usaha, Percaya Diri, Berorientasi Pada Tugas dan Hasil, Keberanian mengambil resiko, Kepemimpinan, Berorientasi ke masa depan, Kreatif Inovatif. Dan motif kewirausahaan harus memiliki hasrat untuk mencapai yang terbaik guna mencapai kepuasan secara pribadi  dan adanya kebutuhan yang harus di penuhi, pungkas Ishak Talangi.

 

Berita dengan judul: Danrem 133/NW, Cegah Tangkal Radikalisme-Separatisme, pertama kali terbit di LIPUTAN4.COM, dibuat oleh: Yosh

Continue Reading
Comments